Tampilkan postingan dengan label pekerjaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pekerjaan. Tampilkan semua postingan

Tips Cara Cepat Mendapatkan Pekerjaan

Posted by Unknown On Minggu, 02 Desember 2012 0 komentar
Mencari pekerjaan merupakan hal susah-susah gampang. Sebagian orang membutuhkan waktu yang lama untuk memperolehnya, namun sebagian lagi tidak membutuhkan waktu lama, bahkan ada yang dengan mudah berpindah-pindah dari satu perusahaan ke perusahaan yang lain. Kadang Anda pasti merasa bosan dalam masa pencarian pekerjaan tersebut. 1-2 bulan mungkin belum begitu menggangu, 3-4 bulan mungkin Anda masih bisa bersabar, namun 5-7 bulan anda masih belum juga mendapat pekerjaan atau panggilan tes sekalipun, Anda harus segera merubah total strategi Anda dalam mencari pekerjaan. Untuk itu, berikut ini Tips agar Anda cepat mendapatkan pekerjaan:

1. Cari Informasi Sebanyak Mungkin Mengenai Bidang Pekerjaan Yang Menarik Bagi Anda

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah berburu informasi lowongan pekerjaan. Karena informasi lowongan pekerjaan tidak akan datang pada Anda dengan sendirinya. Gunakan semua sumberdaya media yang ada misalnya : 1) Surat Kabar. Surat kabar merupakan media terpopuler dalam hal menyediakan informasi pekerjaan. Supaya Anda tidak ketinggalan, cobalah untuk berlangganan Surat Kabar atau untuk lebih menghemat berlanggananlah surat kabar khusus untuk hari sabtu dan minggu, yang mana lebih banyak memuat iklan lowongan kerja dibanding hari-hari yang lain, 2) Internet. Anda dapat melakukan browsing di internet, bergabung dengan situs-situs pencari kerja seperi www.karir.com atau www.jobsdb.com, maupun melengkapinya dengan menjual diri melalui pembuatan blog pribadi Anda (sehingga memungkinkan Anda dapat dikenal pula oleh para penyedia lowongan kerja), 3) Kampus. Sering-seringlah Anda berkunjung ke Kampus Anda, karena tidak jarang perusahaan-perusahaan menempelkan publikasi penerimaan pegawai di sana.

2. Mencari Kesempatan Kerja Yang Sesuai Dengan Target

Ada begitu banyak informasi lowongan pekerjaan, pililah lowongan yang kira-kira sesuai dengan kemampuan dan kualifikasi Anda, agar kesempatan untuk dipanggil test menjadi lebih besar, pilihlah lowongan dengan kebutuhan karyawan tahap pemula (entry level) atau fresh graduate. Biasanya lowongan semacam ini menerima pelamar dengan pengalaman kerja yang minim atau bahkan belum berpengalaman.

3. Manfaatkan Kesempatan Bertemu Muka Dengan Orang-Orang Yang Sedang Mencari Karyawan

Gunakan kesempatan yang datang kepada Anda. Apabila mendengar lowongan yang sedang dibuka pada perusahaan temapt seorang teman bekerja, jangan ragu meminta bantuannya untuk dipertemukan dengan pihak perusahaan tersebut. Hal ini akan membukan jaringan kerja Anda. Selain itu usahakan dapat bertemu muka dengan orang-orang yang bekerja pada bidang yang Anda inginkan tersebut. Siapa tahu pada tahap selanjutnya, Anda harus diwawancara oleh mereka tentang bidang pekerjaan spesifik.

4. Temui Alumni Yang Bekerja Pada Bidang Yang Anda Inginkan

Ada begitu banyak informasi mengenai lowongan pekerjaan maupun tentang bagaimana pekerjaan yang akan geluti nantinyadari para kakak kelas Anda saat kuliah. Siapa tahu ada seseorang yang telah mendapatkan pekerjaan yang selama ini Anda inginkan. Karena itu jangan ragu untuk datang dan bergabung dengan acara para alumni .

5. Gunakan Koneksi Keluarga

Kalau Anda biasanya malas datang ke acara-acara keluarga kini rajin-rajinlah datang. Siapa tahu, di perusahaan tempat sepupu atau saudara yang lain bekerja, ada lowongan yang sedang dibuka namun tidak diumumkan secara terbuka kepada publik.

6. Gunakan Relasi Komunitas

Kalau Anda memiliki hobi dalam hal tertentu, ada baiknya Anda justru semakin aktif dalam komunitas tersebut, jangan malah menutup diri. Misalnya, komunitas sepeda, komunitas fotografi, komunitas futsal dsb. Karena dalam komunitas tersebut, Anda akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai ragam latar belakang pekerjaan. Di sana Anda bisa menciptakan jaringan kerja, jaringan bisnis dan memperoleh informasi yang mungkin tidak dipublikasi secara terbuka oleh perusahaan mereka. Ingat pernyataan jargon bahwa, “Banyak permasalahan bisnis diselesaikan di lapangan golf”

7. Pelajari Persiapan Berburu Pekerjaan

Anda perlu mempelajari segala hal yang terkait dengan mencari pekerjaan, mulai dari membuat surat Lamaran yang baik, Resume yang profesional, Materi Ujian Penerimaan Pegawai, Busana Wawancara, Tata Cara Wawancara Kerja dsb, mengingat hal ini tidak diajarkan sama sekali di bangku perkuliahan. Karena berdasarkan pengalaman, akan sangat rugi dan disesalkan, apabila Anda membuang kesempatan menjalani testing hanya karena ketidaksiapan dan kesalahan kecil Anda.

8. Evaluasi

Biasakan untuk selalu melakukan evaluasi setelah proses testing/wawancara Anda lakukan. Berpikirlah seakan-akan Anda belum waktunya diterima bekerja di perusahaan tempat Anda baru saja melakukan testing/wawancara kerja tersebut.Perdalam kembali hal-hal yang menurut Anda, Anda mengalami kesulitan, misalnya ketika psikotes atau keitka focus group discussion. Interospeksi diri, terus berlatih dan mencari referensi baik melalui buku, internet ataupun bertanya kepada teman. Sehingga secara kualitas, Anda dapat terus meningkat dan semakin siap untuk bersaing dari testing ke testing yang lain (learning by doing). Karena pengalaman adalah guru yang paling berguna.


READ MORE

Tips Menjawab Pertanyaan Tersulit Dalam Wawancara Pekerjaan

Posted by Unknown On Senin, 19 November 2012 0 komentar
Sudah bukan rahasia lagi kalau interview atau wawancara pekerjaan merupakan hal paling kritikal untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Karena itu, tentu Anda tahu bahwa Anda harus mempersiapkan diri Anda seprima mungkin, baik fisik dan mental. Ketok kali ini akan memberi Anda tips untuk menghadapi delapan belas pertanyaan yang paling umum dan tersulit dalam sebuah wawancara pekerjaan.

1. Beritahukan kami tentang diri Anda?

Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.

2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?

Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti "Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini". Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.

3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?

Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan

4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?

Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.

5. Mengapa kami harus merekrut Anda?

Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.

6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?

Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.

7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?

Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.

8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?

Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.

9. Berapa lama Anda akan bersama kami?

Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.

10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?

Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?

Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?

Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.

13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.

14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?

Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.

15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?

Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.

16. Berapa gaji yang Anda minta?

Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.

17. Apa target jangka panjang Anda?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.

18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?

Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu.

READ MORE

Tips Sukses Melamar Pekerjaan

Posted by Unknown On Rabu, 26 September 2012 0 komentar
Agar bisa diperhitungkan di tempat Anda melamar pekerjaan, Anda harus bisa memberikan sesuatu yang lebih. Tak hanya daftar riwayat hidup yang mengagumkan, tetapi juga harus bisa memberikan impresi yang positif saat wawancara kerja. Berikut adalah pesan tersirat yang bisa Anda sampaikan bahkan sebelum wawancara kerja, untuk menciptakan kesan bahwa Anda adalah calon karyawan yang patut dipekerjakan.

1. Materi Yang Baik

Para pelamar kerja yang mengikuti proses aplikasi secara serius akan ditangani secara serupa oleh si pemberi kerja. Semisal, bacalah kembali materi surat lamaran Anda untuk kesalahan ketik atau kesalahan penulisan. Juga, berhati-hatilah dengan penggunaan bahasa. Hindari penggunaan kata-kata informal, atau bahasa asing bila hal tersebut tak terlalu penting.

2. Memiliki Target

Anda juga bisa mencoba untuk menghubungi si manager personalia perihal lamaran Anda. Namun, jangan lakukan hal ini jika di media yang mengiklankan lowongan tersebut tercantum bahwa Anda tak diperbolehkan menghubungi mereka. Dengan menghubungi tempat kerja tersebut dalam jangka waktu 2 minggu pengiriman, Anda bisa memastikan apakah sebaiknya Anda menunggu atau mencoba yang lain.

3. Memiliki Keahlian

Perusahaan di mana pun pastinya akan lebih senang jika mereka bisa mempekerjakan seseorang yang memiliki keahlian tinggi. Anda bisa juga mencantumkan berbagai keahlian dan sertifikat yang Anda miliki, dan berkaitan dengan pekerjaan yang Anda incar tadi. Jangan lupa, jika Anda juga tergabung dengan asosiasi tertentu, cantumkanlah. Hal ini bisa membuat Anda bernilai tambah karena memiliki koneksi ke institusi tersebut, jika sewaktu-waktu diperlukan.

4. Memberi Solusi

Di masa ekonomi seperti sekarang ini, banyak perusahaan yang mencari ragam cara untuk mengurangi pengeluaran. Jika Anda pernah memiliki kesuksesan memotong pengeluaran di perusahaan sebelumnya, terangkanlah cara Anda melakukannya di CV. Misalkan, ketika Anda melamar pekerjaan sebagai asisten administrasi. Anda bisa mencantumkan bahwa di perusahaan sebelumnya Anda pernah menegosiasikan ulang kontrak dengan pemasok alat-alat kantor, yang berakibat pada penghematan kantor tanpa perlu mengurangi kualitas dan kuantitas.

5. Gunakan Kata-Kata Yang Tepat

Untuk menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan terbaik, pastikan bahwa lamaran Anda ditargetkan untuk posisi yang spesifik. Gunakan kata-kata yang sekiranya tepat untuk posisi yang dilamar. Buat kata-kata seakurat mungkin yang mendeskripsikan pengalaman dan kualifikasi Anda. Kebanyakan perusahaan menggunakan program peranti lunak yang memindai kata-kata spesifik untuk kata-kata yang tepat dan spesifik yang berhubungan dengan posisi tertentu. Jadi, meskipun Anda cukup qualified untuk posisi tertentu, namun jika tidak menggunakan terminologi yang dicari, maka lamaran pekerjaan Anda mungkin tak akan dilihat.

Mengirimkan "pesan" tersirat kepada perusahaan yang Anda incar tak berarti menggaransikan bahwa Anda akan mendapatkan pekerjaannya. Namun, bisa meningkatkan peluang dipanggil untuk wawancara kerja. Nah, dari sana, Anda bisa memberikan kesan terbaik Anda.


READ MORE

Contoh surat lamaran pekerjaan manager pemasaran 2

Posted by Unknown On Kamis, 23 Agustus 2012 0 komentar
Jl. Komando III/56
Karet Setiabudi
Jakarta Selatan 12920

28 Februari, 2012

Yth;
Bpk. Ardi Sanjaya
Vice-President of Sales
PT. Fastron Electronic
Jl. M.H. Thamrin kav. 12 A
Jakarta Selatan



Dengan hormat,

Bersama surat ini saya ingin mengajukan diri untuk bergabung dengan PT. Fastron Electronic, karena latar belakang dan pengalaman saya dalam mengembangkan departemen pemasaran mungkin akan berguna bagi perusahaan ini.

Seperti yang telah dijelaskan dalam resume terlampir, saya telah berkarir di PT. Bakrie Electric selama 10 tahun, dimulai dari tingkat trainee hingga mencapai jabatan Manajer Pemasaran. Setiap tahun saya selalu sukses melakukan peningkatan jumlah nasabah baru, mengelola nasabah yang sudah ada agar tetap menjadi nasabah yang setia, serta membuka kembali pasar yang sebelumnya telah tertutup.

Sebagai manajer pemasaran, saya bertanggung jawab dalam bidang perekrutan, pelatihan dan penyeliaan atas lebih kurang 120 an staf penjualan di Jakarta, serta bertanggung jawab tarhadap penjualan di wilayah Jawa dan Bali.

Saya menantikan kesempatan untuk bertemu Anda, dimana saya akan menjelaskan potensi dan kemampuan diri saya secara lebih terperinci dan mendalam. Saya bisa dihubungi di 021-7756729.

Hormat saya,



Feisal Mustafa

READ MORE

Contoh surat lamaran pekerjaan manager pemasaran 1 intitle:

Posted by Unknown On 0 komentar
Jl. Metro Pondok Indah 45
Jakarta Selatan 15776
(021) 5687795

20 Maret 2007

Yth;
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia
CV. Daya Guna Fertilizer
Jl. Ciputat Raya 16 A
Ciputat
Tangerang 15774



Dengan hormat,

Bersama ini saya kirimkan surat lamaran beserta curriculum vitae sebagai tanggapan atas iklan Anda di harian Kompas, hari Sabtu 17 Maret 2007.

Saya telah mempunyai pengalaman selama lima tahun menjadi manajer pemasaran produk kosmetik dan perawatan rambut di PT. Surya Ayu Cosmetic, Jakarta. Dalam posisi tersebut saya bertanggung jawab atas penjualan di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor dan Cilegon.

Saya menyadari bahwa surat lamaran maupun curriculum vitae yang saya kirimkan ini tidak dapat menjelaskan kualifikasi saya secara mendalam. Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan adanya suatu kesempatan wawancara, dimana saya dapat menjelaskan bagaimana potensi dalam diri saya dan pelayanan yang akan saya berikan akan menjadi asset yang berharga bagi PT. Daya Guna Fertilizer.



Hormat saya,




Nadya Faizzah

intext:contoh surat lamaran kerja
inanchor:contoh surat lamaran kerja
inurl:contoh surat lamaran kerja
READ MORE